Pengusaha Brownies Asal Karawang Terima Kredit Rp150 Juta untuk Pengembangan Rumah Produksi
Karawang – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan usaha mikro dan rumah tangga produktif. Salah satu penerima manfaat program ini adalah seorang pengusaha brownies asal Karawang, yang menerima fasilitas kredit sebesar Rp150 juta untuk pengembangan rumah produksi.
Melalui kredit ini, rumah milik penerima manfaat akan diperbaiki dan diperluas agar lebih layak digunakan sebagai tempat produksi usaha. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk mendorong masyarakat memanfaatkan rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang usaha produktif.
“Ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk membuat rumah-rumah masyarakat menjadi lebih luas dan produktif,” ujar Kang Dedi sebagaimana dilansir dari akun media sosial @dedimulyadiofficial.
Kredit yang diterima senilai Rp150 juta ini diberikan dengan bunga ringan sebesar 6% per tahun, melalui dukungan Bank BJB sebagai lembaga penyalur. Skema pembiayaan ini dirancang agar pelaku usaha kecil, khususnya ibu rumah tangga pelaku UMKM, dapat mengembangkan usahanya tanpa terbebani bunga tinggi.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dan industri rumahan di Jawa Barat.
Pengusaha brownies asal Karawang ini menjadi contoh inspiratif bagi para ibu rumah tangga lainnya. Ia memanfaatkan waktunya untuk berproduksi dan berkreasi, bukan sekadar kegiatan konsumtif. Dari hasil usahanya membuat kue brownies, ia mampu membayar cicilan kredit secara mandiri setiap bulan melalui Bank BJB.
“Ibu ini contoh yang baik, tidak menghabiskan waktunya untuk hal-hal konsumtif, tapi berusaha produktif. Dari brownies yang dibuatnya, hasilnya digunakan untuk mencicil kredit,” ungkap Kang Dedi yang turut mendampingi penyerahan fasilitas kredit tersebut.
Kang Dedi berharap kredit yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dan keluarganya. Dengan rumah produksi yang lebih luas dan layak, kapasitas usaha diharapkan meningkat sehingga pendapatan keluarga pun ikut bertambah.
“Semoga kreditnya bermanfaat, rumahnya makin bagus dan luas, anak-anaknya bisa sekolah lebih tinggi, dan suaminya makin sayang,” ujar Kang Dedi dengan penuh harapan.
Program kredit rumah produktif seperti ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM di Jawa Barat. Melalui akses permodalan yang mudah dan bunga rendah, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang berani memulai dan mengembangkan usahanya dari rumah.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui ekonomi berbasis keluarga dan komunitas lokal.
@dedimulyadiofficial♬ suara asli – KANG DEDI MULYADI



