“Sapoe Sarebu”: Gerakan Sekolah di Jawa Barat untuk Menumbuhkan Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Gerakan “Sapoe Sarebu” ini telah diimplementasikan di berbagai sekolah di Jawa Barat sebagai bagian dari program “Poe Ibu”, yang menjadi wadah pembentukan karakter berbasis nilai budaya lokal.
“Sapoe Sarebu untuk kebaikan yang beribu-ribu,” menjadi slogan utama gerakan ini — menggambarkan bahwa setiap sumbangan kecil dari hati yang tulus dapat melahirkan dampak besar bagi kebaikan bersama.
Melalui gerakan ini, sekolah-sekolah di Jawa Barat mengajak seluruh warga sekolah — guru, siswa, hingga tenaga kependidikan — untuk saling membantu dan memperkuat rasa kebersamaan.
“Gerakan ini mendorong kembali semangat gotong royong di lingkungan sekolah untuk menguatkan asa silih asih, silih asah, dan silih asuh antar sesama,” demikian pesan yang disampaikan dalam video yang diunggah di akun media sosial @dedimulyadi71
Nilai-nilai ini bukan sekadar semboyan, melainkan praktik nyata yang diwujudkan melalui aksi-aksi sosial, seperti membantu teman yang membutuhkan, mendukung kegiatan kemanusiaan, dan menjaga solidaritas di antara seluruh elemen sekolah.
“Ini adalah langkah nyata untuk merekatkan kembali spirit kebersamaan untuk membantu siapapun yang kelak membutuhkan. Bukan tentang berapa, tapi tentang niat baik di dalamnya.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa esensi dari gerakan Sapoe Sarebu bukan terletak pada besar kecilnya kontribusi, melainkan pada ketulusan dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasinya.
Melalui inisiatif sederhana ini, diharapkan generasi muda Jawa Barat tumbuh menjadi pribadi yang peduli, empatik, dan memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
Gerakan Sapoe Sarebu bukan hanya sebuah kegiatan donasi seribu rupiah, tetapi simbol dari kesadaran kolektif bahwa setiap kebaikan kecil dapat menjadi energi besar untuk perubahan sosial.
Dengan menghidupkan kembali semangat gotong royong di sekolah, Jawa Barat menegaskan komitmennya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.
View this post on Instagram



