Pemprov Jabar Lakukan Investigasi Ilmiah Terkait Pertambangan di Rumpin, Fokus pada Lingkungan dan Ketenagakerjaan

BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, khususnya terkait aktivitas pertambangan di wilayah Rumpin dan sekitarnya.

Dalam pernyataannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah membentuk tim investigatif yang terdiri dari para pakar di berbagai bidang, termasuk lingkungan, pertambangan, dan ketenagakerjaan. Tim ini juga melibatkan perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Tim investigatif Pemda Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari para pakar di bidang lingkungan, pertambangan, dan ketenagakerjaan, melibatkan perguruan tinggi ITB dan IPB. Kami akan mengambil keputusan berdasarkan hasil investigatif yang dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan akademik, bukan politik,” ujar Gubernur Dedi Mulyadi.

Pendekatan Ilmiah, Bukan Politik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa setiap keputusan terkait kegiatan pertambangan akan diambil secara objektif dan berbasis data ilmiah. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan setiap langkah yang diambil tidak hanya mengedepankan kepentingan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat dan pekerja.

Fokus lain dari investigasi ini adalah pengelolaan ketenagakerjaan, agar seluruh kegiatan di wilayah pertambangan dapat memberikan manfaat ekonomi yang adil sekaligus melindungi hak-hak pekerja.

Pembangunan Infrastruktur Parung Panjang

Selain persoalan pertambangan, Gubernur Dedi Mulyadi juga menyoroti pembangunan infrastruktur di kawasan Parung Panjang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk mempercepat perbaikan dan pembangunan ruas jalan baru di kawasan tersebut.

“Kami akan terus menambah ruas jalan baru, jalan-jalan lama yang rusak segera kami bongkar dan kami bangun kembali. Kalau orang bermimpi tentang jalan Parung Panjang menjadi jalan idaman, insya Allah secara bertahap kami akan mewujudkan seluruh impian itu,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.

Mewujudkan Jawa Barat yang Nyaman untuk Semua

Dalam penutup pernyataannya, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat Jawa Barat dapat hidup saling berdampingan dengan nyaman di berbagai aspek kehidupan—baik di jalan, di rumah, maupun di tempat kerja.

“Semoga kita semua bisa hidup saling berdampingan, nyaman di jalan, nyaman di rumah, nyaman di kantor. Saya ingin menciptakan Jawa Barat yang nyaman untuk semua orang,” tutupnya.

 

@dedimulyadiofficialMari kita ciptakan Jawa Barat yang nyaman untuk semua orang♬ suara asli – KANG DEDI MULYADI