Progres Perbaikan Jalan Cikajang–Pameungpeuk Garut Capai 30 Persen
GARUT — Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Salah satu proyek yang tengah dikerjakan adalah perbaikan ruas jalan Cikajang–Pameungpeuk di Kabupaten Garut. Hingga awal Oktober 2025, progres pembangunan telah mencapai 30 persen dari total panjang penanganan 2,7 kilometer.
Pelaksanaan pekerjaan terbagi ke dalam empat segmen, dan saat ini kegiatan tengah difokuskan pada segmen 3 dengan tahapan penghamparan hot mix. Hal tersebut disampaikan oleh Haris Risnandar, konsultan pengawas dari PT Sikon Dwi Tunggal Putra, saat ditemui di lokasi proyek.
“Untuk progres saat ini sudah mencapai 30 persen. Total panjang penanganan 2,7 kilometer yang dibagi menjadi empat segmen, dan saat ini kami berada di segmen 3 dengan pekerjaan penghamparan hot mix,” ujar Haris.
Libatkan 80 Tenaga Kerja Lokal
Selain memperbaiki kualitas jalan, proyek ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Menurut Haris, sebanyak 80 tenaga kerja lokal terlibat secara langsung dalam kegiatan konstruksi ini. Seluruh pekerja telah terdaftar dan terlindungi dalam sistem ketenagakerjaan, sehingga pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja.
Keterlibatan masyarakat lokal diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun, sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar.
Dilengkapi Saluran Air dan Tembok Penahan Tanah
Selain perbaikan badan jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan bangunan pelengkap infrastruktur, seperti saluran air (U-Ditch) dan tembok penahan tanah (TPT).
Konsultan proyek lainnya, Muhammad Isyam, menjelaskan bahwa saluran air yang dibangun memiliki panjang mencapai 970,4 meter.
“Untuk saluran air, kami menggunakan U-Ditch dengan panjang 970,4 meter,” ungkap Isyam.
Pembuatan saluran ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem drainase sehingga air hujan dapat mengalir dengan baik dan tidak merusak struktur jalan. Selain itu, pembangunan TPT dilakukan pada titik-titik rawan longsor untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan struktur jalan di wilayah perbukitan.
Infrastruktur Mantap, Akses Lebih Lancar
Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap ruas jalan Cikajang–Pameungpeuk dapat segera selesai dengan hasil yang optimal. Setelah rampung, jalan ini akan menjadi lebih halus, aman, dan nyaman dilalui masyarakat, serta memperlancar mobilitas antarwilayah di selatan Garut.
Proyek perbaikan jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jawa Barat untuk terus menghadirkan infrastruktur mantap dan berkelanjutan, guna mendukung peningkatan ekonomi, pariwisata, serta kesejahteraan masyarakat.
“Kalau sudah selesai, ruas jalan ini pasti mantap,” ujar salah satu konsultan di lokasi proyek.



