INI YANG DISAMPAIKAN KDM SAAT HADIRI MUSROV KADIN JABAR
1. Karakter Pengusaha Sejati:
KDM menyampaikan bahwa pengusaha harus memiliki tiga sifat utama:
* Mampu membaca peluang.
* Mampu memanfaatkan ruang sempit.
* Berani mengambil keputusan.
* Seorang pengusaha sama dengan pemimpin, karena intinya adalah mengelola uang.
2. Kadin Harus Bebas Konflik:
KDM berterima kasih karena penantian dan kegalauan mengenai Kadin Jawa Barat telah terjawab. Ia menegaskan bahwa pengusaha tidak suka berkonflik lama, sebab konflik adalah cost dan kerugian. Mereka yang senang berkonflik cenderung adalah politisi, bukan pengusaha.
3. Tugas Pemimpin Kadin:
Pemimpin Kadin terpilih harus menjadi pemimpin yang mengerti dunia usaha dan masa depan usaha. Mereka tidak boleh menjadi pemimpin yang kerjanya hanya meminta jatah atau fee dari investor. Sebaliknya, pengusaha sejati harus:
* Menciptakan lapangan usaha dan lapangan kerja baru.
* Memperpendek jarak birokrasi dan menekan biaya produksi.
* Membangun produktivitas untuk kepentingan publik, yaitu kesejahteraan karyawan dan masyarakat.
4. Tiga Kategori dalam Dunia Usaha:
* Pedagang: Menghitung untung sebelum transaksi dimulai. Mental ini dianggap masih mendominasi di Indonesia.
* Pengusaha (Entrepreneur): Tidak menghitung untung sebagai fokus utama, tetapi berfokus pada modal kerja (biaya dan teknologi/sumber daya). Pengusaha memiliki idealisme produk, berani berspekulasi, dan siap jatuh miskin demi sebuah produksi yang dicintai pasar (contoh: Aqua, mobil listrik). Kebahagiaannya adalah manakala produknya menguasai pikiran orang dan pasar.
* Calo/Berlaga Pengusaha: Mereka yang hanya ribut dalam rapat asosiasi atau organisasi, hanya mengandalkan konektivitas, dan mencari “jatah” atau mengambil keuntungan dari proyek/kuota impor tanpa melakukan pekerjaan atau investasi yang sebenarnya. KDM mengatakan tipe ini akan rontok seiring dengan implementasi clean government berbasis digital.
5. Visi dan Adaptasi:
KDM menekankan pentingnya efisiensi dalam pemerintahan (misalnya, meniadakan jamuan snack di kantor gubernur untuk dialokasikan ke infrastruktur) dan mendesak Kadin untuk lebih visioner. Ia membandingkan Kadin dengan Apindo yang dinilai lebih kritis dan aktif dalam perumusan kebijakan strategis. Ia berharap Kadin menjadi pihak yang memberikan rumusan investasi di Jawa Barat.
Sebagai penutup, KDM mengucapkan selamat berjuang kepada jajaran Kadin Provinsi Jawa Barat, agar senantiasa rukun demi mewujudkan Jawa Barat yang istimewa.



