GURU TARI ASAL GARUT PANJAT TIANG BENDERA | TALI PUTUS SAAT DIKIBARKAN

Bandung – Sebuah momen heroik yang menggetarkan jiwa terjadi di Kabupaten Garut ketika upacara bendera berlangsung. Di tengah kekhidmatan upacara, insiden tak terduga terjadi: tali pengerek bendera tiba-tiba putus. Namun, seorang guru tari bernama Nopi dengan sigap dan berani mengambil keputusan yang tak terduga. Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera setinggi belasan meter untuk memperbaiki tali yang putus agar Sang Saka Merah Putih dapat berkibar sempurna.

Aksi spontan Nopi ini sontak mencuri perhatian dan menjadi viral di media sosial. Videonya tersebar luas, menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi bahkan secara khusus bertemu dengan Nopi untuk mengapresiasi keberaniannya. Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan apa yang mendorongnya melakukan tindakan berani itu. Nopi dengan rendah hati menjawab bahwa ia hanya bertindak refleks, semata-mata demi kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketulusan Nopi, Gubernur Dedi Mulyadi memberikan uang sebesar Rp 10 juta. Bantuan ini bukan hanya sekadar hadiah, melainkan sebuah pengakuan dari pemerintah atas tindakan heroik seorang warga sipil yang memiliki jiwa patriotisme tinggi. Pemberian uang ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah menghargai setiap langkah nyata yang diambil demi kehormatan bangsa.

Pujian dari Gubernur Dedi Mulyadi dan respons positif dari publik menegaskan bahwa keberanian dan ketulusan dalam mencintai tanah air adalah nilai yang sangat dihargai. Kisah Nopi, sang guru tari, menjadi inspirasi bagi banyak orang, mengajarkan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berbuat sesuatu yang luar biasa demi bangsa dan negara, meskipun dalam situasi yang paling tak terduga sekalipun.

  • Insiden: Tali pengerek bendera putus saat upacara bendera.
  • Aksi Heroik: Seorang guru tari bernama Nopi memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali yang putus.
  • Apresiasi: Gubernur Dedi Mulyadi memberikan uang sebesar Rp 10 juta sebagai bentuk apresiasi atas aksi Nopi.
  • Alasan: Nopi mengaku tindakannya didasari oleh refleks dan rasa cintanya pada NKRI.