ALAMI DUA KECELAKAAN | PAK DAHLAN JADI RELAWAN KEBERSIHAN | IBUNYA MENINGGAL TAK BISA PULANG
Subang – Kisah pilu menyelimuti kehidupan Pak Dahlan, seorang pria asal Garut yang kini tinggal di Bekasi. Setelah mengalami dua kali kecelakaan kerja, Pak Dahlan kehilangan mata pencahariannya sebagai sopir taksi. Ia kemudian memilih menjadi relawan kebersihan, membersihkan pinggir jalan dari sampah dan rumput liar di kawasan Bekasi, meski tanpa upah. Namun, di tengah perjuangannya, cobaan berat kembali datang saat ia mengetahui kabar duka sang ibunda meninggal dunia, tepat sehari sebelum ia berencana pulang.
Perjalanan hidup Pak Dahlan penuh liku. Setelah kecelakaan pertama yang menyebabkannya cedera usus saat bekerja sebagai sopir taksi, ia kembali mengalami musibah. Mobil taksi online miliknya ditabrak truk, dan perusahaan tak bertanggung jawab, membuatnya kehilangan pekerjaan dan sumber penghasilan. Demi menyambung hidup, ia memilih jalan lain dengan menjadi relawan kebersihan, yang justru menimbulkan konflik dengan warga yang suka membuang sampah sembarangan di area yang ia bersihkan.
Kondisi ekonomi yang sulit juga berdampak pada keluarganya. Pak Dahlan dan istri yang telah menderita dua kali stroke dan diabetes, serta memiliki sembilan orang anak, harus berjuang keras. Untungnya, kelima anak mereka yang telah dewasa membantu menopang ekonomi keluarga. Anak keempatnya yang merupakan lulusan sarjana bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Meski demikian, mereka tetap harus menumpang di rumah kontrakan di Bekasi dengan biaya sewa Rp 150 ribu per bulan.
Di tengah kesedihan dan cobaan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan secercah harapan. Ia memberikan santunan kepada Pak Dahlan untuk biaya pulang ke Garut agar bisa ziarah ke makam ibunya. Selain itu, Dedi Mulyadi juga berjanji membantu proses legalisasi pernikahan (isbat nikah) Pak Dahlan agar memiliki buku nikah resmi. Puncaknya, Wakil Walikota Bekasi,Abdul Harris Bobihoe, yang juga mengetahui kerja keras Pak Dahlan, berencana menawarkan pekerjaan sebagai tenaga kontrak untuk mengelola taman di kawasan yang selama ini ia bersihkan, dimulai pada Januari 2026.
____
- Kejadian: Pak Dahlan, seorang relawan kebersihan asal Garut di Bekasi, menghadapi serangkaian musibah.
- Penyebab: Ia mengalami dua kecelakaan kerja sebagai sopir taksi, yang membuatnya kehilangan pekerjaan dan menjadi relawan tanpa upah.
- Kabar Duka: Pak Dahlan tidak bisa pulang ke Garut untuk melihat ibunya yang meninggal dunia.
- Bantuan Dedi Mulyadi: Dedi Mulyadi memberikan santunan untuk biaya pulang ke Garut dan berjanji membantu proses isbat nikah.
- Harapan Baru: Wakil Walikota Bekasi berencana menawarkan pekerjaan sebagai tenaga kontrak untuk mengelola taman di kawasan yang ia bersihkan.



