ANAK ALAMI KANKER | SUAMI DI-PHΚ | DIUSIR DARI KONTRAKAN KARENA TAK MAMPU BAYAR

Subang – Gubernur Dedi Mulyadi kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menerima kunjungan keluarga Trisna. Kunjungan ini merupakan respons Dedi Mulyadi terhadap kisah pilu yang menimpa keluarga tersebut, di mana putra mereka, Yoris (13), didiagnosis mengidap kanker. Dalam pertemuan yang mengharukan, Dedi Mulyadi mendengarkan langsung perjuangan dan cobaan berat yang dialami keluarga Trisna.

Keluarga Trisna yang berasal dari Pameungpeuk, Garut, telah berjuang keras sejak Yoris didiagnosis menderita kanker. Setelah menjalani tiga kali operasi, Yoris dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta karena jarak yang jauh dari rumah mereka ke rumah sakit di Bandung. Namun, cobaan terus datang. Ayah sambung Yoris di-PHK dari pekerjaannya sebagai penjual rujak lantaran sering tidak masuk kerja untuk mendampingi Yoris berobat, hingga membuat keluarga tersebut tidak mampu membayar sewa kontrakan dan akhirnya diusir.

Tergerak oleh penderitaan keluarga ini, Dedi Mulyadi segera mengambil tindakan. Ia memberikan santunan sebesar Rp 15 juta untuk membantu meringankan beban biaya sewa kontrakan, pengobatan, dan kebutuhan sehari-hari keluarga Trisna. Bantuan ini menjadi harapan baru bagi keluarga tersebut untuk melanjutkan pengobatan Yoris tanpa harus khawatir akan tempat tinggal.

___

  • Gubernur Menerima Tamu: Gubernur Dedi Mulyadi menerima kunjungan keluarga Trisna untuk mendengarkan langsung kisah mereka.
  • Kondisi Keluarga: Keluarga Trisna dari Garut, memiliki anak bernama Yoris (13) yang menderita kanker tulang dan telah menjalani tiga operasi.
  • Masalah Keuangan: Ayah sambung Yoris di-PHK dan keluarga diusir dari kontrakan karena tidak mampu membayar sewa.
  • Bantuan Gubernur: Dedi Mulyadi memberikan santunan sebesar Rp 15 juta untuk membantu biaya sewa kontrakan, pengobatan, dan kebutuhan hidup keluarga.