RAWAT KAKAK DISABILITAS – KETULUSAN HIDUPNYA BIKIN KAGUM | KDM DISERBU WARGA CIANJUR

Dalam sebuah kunjungan kerja yang penuh haru, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menemui sosok perempuan tangguh di Cianjur yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam merawat kakak kandungnya yang menyandang disabilitas sejak lahir. Kisah ini menjadi potret nyata ketulusan dan pengabdian dalam keluarga di tengah keterbatasan ekonomi.

Ketulusan di Tengah Keterbatasan
Seorang ibu di Cianjur menarik simpati publik karena kesetiaannya merawat kakak tertuanya yang kini berusia 45 tahun. Sang kakak memiliki keterbatasan fisik total yang membuatnya tidak dapat berbicara, makan secara mandiri, maupun beraktivitas tanpa bantuan orang lain. Selama kurang lebih 15 tahun sejak ibunda mereka meninggal dunia, sang adik mengambil alih tanggung jawab penuh untuk memandikan, menyuapi, dan menjaga sang kakak dengan penuh keikhlasan.

Dukungan Keluarga yang Kuat
Meski suaminya hanya bekerja sebagai pedagang asongan di stasiun pengisian bahan bakar (pom bensin) dengan penghasilan harian yang sangat terbatas, keluarga ini tetap hidup rukun. Sang suami mendukung penuh keputusan istrinya untuk merawat sang kakak di rumah mereka. Keikhlasan ini juga tercermin dari anak-anak mereka yang turut membantu dan memahami kondisi keluarga yang spesial tersebut.

Apresiasi dan Dukungan Modal Usaha
KDM menyatakan kekagumannya atas dedikasi ibu tersebut yang lebih memilih merawat saudaranya sendiri daripada menyerahkannya kepada orang lain. Sebagai bentuk apresiasi atas kemuliaan hati keluarga ini, KDM memberikan bantuan berupa tambahan modal usaha. Bantuan ini ditujukan agar sang suami dapat mewujudkan cita-citanya membuka warung kopi sendiri di rumah, sehingga tidak perlu lagi bekerja jauh sebagai pedagang asongan dan dapat lebih dekat membantu keluarga.

Kunjungan ini menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap penyandang disabilitas di lingkungan keluarga. KDM menegaskan bahwa orang-orang baik yang menjaga ketulusan hidup seperti keluarga ini layak mendapatkan dukungan nyata agar dapat terus berdaya secara ekonomi tanpa mengabaikan kewajiban sosial dan moral mereka terhadap sesama anggota keluarga.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=LuQgEvmvePw