DITEMANI NYI HYANG – KDM TERBANG KE NTT | JEMPUT 13 WARGA JABAR DIDUGA K0RBAN TPPO

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi melakukan langkah nyata dalam misi kemanusiaan dengan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjemput 13 warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dalam misi ini, KDM didampingi oleh putri bungsunya, Nyi Hyang, serta jajaran kepala daerah terkait, termasuk Bupati Cianjur.

Misi Penyelamatan Warga
Kunjungan ke Labuan Bajo ini difokuskan pada koordinasi pemulangan warga asal Jawa Barat, khususnya dari wilayah Cianjur dan Purwakarta, yang terlantar atau mengalami perlakuan tidak layak di perantauan. Salah satu fokus utama adalah memastikan keselamatan para korban yang beberapa di antaranya mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau intimidasi saat bekerja jauh dari kampung halaman.

Tanggung Jawab Kepala Daerah
KDM menekankan bahwa kehadiran kepala daerah, seperti Bupati Cianjur, dalam misi ini adalah bentuk nyata tanggung jawab negara terhadap warganya. Dalam koordinasi via telepon dengan pihak suster yang menjaga para korban di penampungan, KDM memastikan bahwa para korban, termasuk salah satunya warga bernama Novi, kini berada dalam perlindungan otoritas yang tepat dan siap untuk dipulangkan agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak serta aman.

Koordinasi Lintas Wilayah
Setibanya di Labuan Bajo, tim langsung melakukan komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait di NTT yang selama ini membantu mengamankan para korban. KDM menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola shelter di NTT yang telah memberikan perlindungan awal bagi warga Jawa Barat tersebut. Misi pemulangan direncanakan dilakukan secara cepat melalui jalur udara agar para korban dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga mereka.

Melalui aksi ini, KDM mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar daerah yang tidak jelas legalitasnya. Ia juga menegaskan bahwa setiap pemimpin daerah harus proaktif menjemput dan melindungi warganya yang mengalami kesulitan di manapun mereka berada, sebagai bagian dari pengabdian dan perlindungan sosial.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Q4a9388oDCA