WARGA DESANYA KEKURANGAN AIR – KUWU CIKALAHANG, CIREBON BERSITEGANG DGN DIRUT PDAM | INI SOLUSI KDM
Kang Dedi Mulyadi (KDM) turun tangan langsung untuk menyelesaikan sengketa pemanfaatan sumber mata air antara warga Desa Cikalahang, Kabupaten Cirebon, dengan pihak PDAM. Ketegangan dipicu oleh keluhan warga yang mengalami kekurangan air untuk konsumsi rumah tangga dan irigasi pertanian akibat aktivitas pengambilan air besar-besaran oleh PDAM di kawasan kaki Gunung Ciremai.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, KDM menegaskan prinsip keadilan distribusi sumber daya alam. Ia menyatakan bahwa masyarakat yang tinggal di kaki gunung harus menjadi penerima manfaat pertama dan utama dari melimpahnya air Gunung Ciremai sebelum dialirkan ke wilayah lain. KDM menyoroti dampak nyata penurunan produksi pangan warga hingga 20% akibat minimnya debit air untuk sawah-sawah di sekitar kawasan tersebut.
Direktur Utama PDAM menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantongi izin operasional dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dengan porsi pemanfaatan sebesar 20% dari kapasitas yang ada. Namun, KDM mengkritik adanya pipa-pipa besar yang melintang dan sistem sungai tertutup yang dinilai mengganggu siklus alami air dan merugikan ekosistem lokal.
Guna mengakhiri polemik yang berkepanjangan, KDM menginstruksikan langkah-langkah konkret sebagai berikut:
- Pendataan Kebutuhan Domestik: Kepala Desa diminta segera menghitung jumlah rumah tangga yang belum mendapatkan akses air bersih secara layak.
- Audit Teknis oleh Dinas PU: Tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi akan diturunkan untuk menghitung kebutuhan biaya pipanisasi langsung ke rumah warga guna memastikan kecukupan air domestik terpenuhi 100%.
- Rapat Koordinasi Lintas Wilayah: KDM akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Bupati, Dirut PDAM, BBWS, serta perwakilan Desa Cikalahang, Desa Kaduela, dan desa-desa penyangga lainnya pada hari Selasa mendatang di Kantor Karesidenan Cirebon.
- Reboisasi dan Konservasi: Direncanakan pembebasan lahan seluas 12 hektar di area sensitif air untuk dilakukan reboisasi guna menjaga kestabilan sumber mata air di masa depan.
Selain menangani masalah teknis, KDM juga memberikan santunan modal usaha berupa hewan ternak kepada warga kurang mampu di lokasi tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia berpesan agar warga tidak merusak gunung, karena kelestarian hutan di Gunung Ciremai adalah jaminan ketersediaan air bagi anak cucu mereka.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=mQbZra05fwU



