BERTEMU BUPATI – WALI KOTA | KDM INGIN PASTIKAN SILPA SEGERA DIBELANJAKAN UNTUK PEMBANGUNAN

Gubernur Jawa Barat beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pertemuan strategis bersama para Bupati, Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta Kepala Badan Perencanaan dan Keuangan se-Provinsi Jawa Barat. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di tengah kondisi fiskal yang menantang serta menginstruksikan percepatan penyerapan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) untuk pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dalam koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menekankan bahwa seluruh alokasi anggaran, termasuk angka-angka signifikan dalam APBD, harus diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar. Fokus utama pembangunan meliputi sektor pendidikan melalui pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi sekolah, infrastruktur listrik bagi masyarakat kurang mampu, normalisasi sungai dan irigasi untuk pencegahan banjir, serta perbaikan jaringan jalan dan drainase.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memaparkan kondisi fiskal saat ini yang mengalami tekanan akibat beban kewajiban masa lalu dan penurunan dana transfer daerah. Sebagai solusi strategis, Gubernur mengusulkan skema pertukaran kewajiban dengan pemerintah pusat serta optimalisasi aset daerah guna menghemat operasional rutin hingga seratus miliar rupiah.

Salah satu poin utama dalam pertemuan ini adalah instruksi kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan pergeseran anggaran secara cepat guna mengeksekusi pembangunan tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang di legislatif, sesuai dengan otoritas kepala daerah. Strategi ini telah diimplementasikan di tingkat provinsi melalui mekanisme Belanja Tak Terduga (BTT) untuk pembangunan infrastruktur mendesak.

Hasil evaluasi terhadap beberapa daerah menunjukkan capaian dan rencana sebagai berikut:
Kabupaten Bogor: Mencatatkan realisasi belanja infrastruktur yang signifikan dengan fokus pada pembangunan jalan dan fasilitas kesehatan meskipun menghadapi tantangan administrasi di akhir tahun.
Kabupaten Bekasi: Diarahkan untuk mengalokasikan SiLPA guna penyelesaian kewajiban BPJS serta percepatan penanganan sampah melalui pemindahan dan pengelolaan di wilayah Burangkeng.
Kabupaten Bandung: Diharapkan segera merealisasikan anggaran untuk pembangunan jembatan dan pembebasan lahan guna mendukung konektivitas wilayah.
Kota Bandung dan Kota Bekasi: Diminta mempercepat proses pembongkaran aset yang menghambat estetika kota serta pengadaan armada truk sampah guna meningkatkan layanan kebersihan.
Kota Depok dan Kota Bogor: Fokus pada pembebasan lahan untuk pelebaran jalan raya, pembangunan jalan bawah tanah (underpass), serta persiapan infrastruktur pendukung kegiatan olahraga daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mendampingi daerah dalam proses administrasi dan koordinasi dengan kementerian terkait guna menjamin kepastian hukum dan kecepatan pembangunan. Seluruh kepala daerah diinstruksikan untuk segera bertindak agar anggaran yang tersedia tidak mengendap di perbankan, melainkan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui perbaikan fasilitas publik.

sumber : https://www.youtube.com/watch?v=NYg0GwbUYZY