Arah Lembang–Bandung Macet Akibat Penghotmikan Jalan, Pemprov Jabar Tegaskan Larangan Reklame Paku Pohon

BANDUNG — Pengendara yang melintas dari arah Lembang menuju Kota Bandung diminta bersabar karena sedang terjadi kemacetan di sepanjang jalur tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan penghotmikan jalan pada ruas jalan provinsi, sehingga lalu lintas mengalami perlambatan.

Dalam keterangan pada video yang diunggah di akun @dedimulyadiofficial, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan yang terjadi.

“Buat warga yang menuju arah Kota Bandung melalui Lembang, mohon maaf ada kemacetan, karena ada penghotmikan jalan dari Lembang menuju Kota Bandung,” ujarnya.

Kang Dedi menegaskan bahwa penghotmikan ini merupakan bagian dari upaya penataan menyeluruh agar jalan provinsi memiliki kualitas yang lebih baik. Tidak hanya memperbaiki badan jalan, KDM juga ingin memastikan aspek pendukung lainnya berfungsi optimal.

“Kita menginginkan jalan-jalan semuanya tertata rapi, lampu-lampu PJU-nya bisa terang, sampah-sampahnya harus tertata dengan baik, drainasenya berfungsi, dan CCTV-nya menyala,” jelasnya.

Selain penataan fisik jalan, Kang Dedi Mulyadi juga menyoroti maraknya pemasangan reklame ilegal berbentuk poster yang dipaku ke pohon di sepanjang jalur tersebut. Beberapa poster yang terlihat — seperti yang bertuliskan ‘nila nyengir’ dan ‘sarebu ayam’ — dinilai merusak estetika dan lingkungan.

“Seperti ini tidak boleh, dan mohon maaf saya sudah akan minta Satpol PP untuk mencabutinya,” tegasnya.

“Saya ingin di jalan provinsi tidak ada lagi orang yang memasang iklan-iklan paku pohon. Saya tidak mau. Pokoknya jalan provinsi harus bersih, tertata rapi, indah, tidak berantakan.”

Penataan jalan provinsi ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan mendukung sektor wisata, mengingat jalur Lembang–Bandung merupakan salah satu rute padat yang dilalui wisatawan, pekerja, dan warga lokal.

Kang Dedi memastikan pekerjaan penghotmikan dilakukan secepat mungkin tanpa mengesampingkan kualitas, dan meminta masyarakat tetap berhati-hati selama melintas di area proyek.

sumber : https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7582045031691767058