Gubernur Jawa Barat dan Bupati Cianjur Pastikan Tidak Ada Warga Negara Israel Pemilik KTP Cianjur

Cianjur — Gubernur Jawa Barat menggelar pertemuan dengan Bupati Cianjur untuk menindaklanjuti informasi yang beredar mengenai adanya warga negara Israel yang dikabarkan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) asal Cianjur. Pertemuan ini dilakukan sebagai langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memastikan keaslian data kependudukan dan menjaga integritas administrasi di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Jawa Barat secara langsung meminta klarifikasi dari Bupati Cianjur terkait kebenaran informasi yang sempat beredar luas di masyarakat dan media sosial. Gubernur menegaskan pentingnya transparansi dan ketelitian dalam menangani isu-isu sensitif yang dapat menimbulkan kesalahpahaman publik.

Menanggapi hal itu, Bupati Cianjur menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke dalam sistem kependudukan daerah (Disdukcapil) untuk memverifikasi data yang beredar. Dari hasil pemeriksaan menyeluruh, nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum dalam KTP tersebut tidak ditemukan dalam database resmi kependudukan Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur menyimpulkan bahwa KTP yang beredar adalah palsu dan dibuat secara mandiri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna menelusuri asal-usul pembuatan dokumen palsu tersebut.

Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi akan terus memperkuat pengawasan dan keamanan sistem administrasi kependudukan di seluruh kabupaten dan kota. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan data serta menjaga kepercayaan publik terhadap layanan administrasi pemerintah.

Beliau juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta segera melapor ke pihak berwenang apabila menemukan dugaan dokumen kependudukan palsu.

 

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

A post shared by Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71)